4 Wejangan Ngeblog ala Sesepuh WordPress

April 4, 2009

Ngeblog tak jarang hanya dilakukan sekadar aktivitas musiman bagi sejumlah blogger. Jika mood menulis datang blog tersebut bakal rajin dikelola, namun sebaliknya jika mood si pemilik blog meredup, aktivitas blog itu pun ikutan sunyi.

Hal inilah yang menjadi kendala terbesar para blogger untuk selalu exist di blogosfer. Nah, bagi yang tak ingin menjadi ‘blogger musiman’ ada baiknya menyimak wejangan dari perintis WordPress, Matt Mulleweg agar acara ngeblog Anda menjadi lebih asyik.

1. Fokus ke Passion
Dari sekian pengetahuan menggunung yang Anda ketahui, pasti ada satu atau dua topik yang benar-benar menjadi passion atau yang paling diminati. Cobalah untuk meramaikan halaman blog Anda dengan passion tersebut, mau itu bidang fotografi, teknologi, bisnis atau yang lainnya.

Pasalnya, menurut Mullenweg, dengan semakin seringnya Anda menuliskan topik tersebut, secara tak sadar Anda akan lebih mahir di bidang itu. “Sebab, Anda akan membicarakan dan meng-update pengetahuan mengenai hal itu setiap hari,” ujarnya.

2. Jangan Menutup Diri
Menulis di blog juga tak sekadar sharing pengetahuan. Sekadar sharing perasaan yang tengah Anda rasakan juga dapat melatih kemampuan ngeblog Anda. Sedikit narsis memang, tapi cobalah untuk melakukan hal ini, karena nantinya Anda akan terbiasa untuk berbagi di blog terhadap sesuatu yang Anda anggap menarik atau rasakan.

3. Kunjungi ‘Tetangga’
Dunia blog amatlah luas dan tak terhingga besarnya. Layaknya manusia yang hidup di dunia nyata, ‘kehidupan’ di dunia blog juga tak terlepas dari interaksi dengan blogger lain.

Dengan melakukan ‘jalan-jalan’ santai di blog orang lain, wawasan Anda pastinya juga akan diperkaya. Tak hanya dari sisi pengetahuan, namun Anda juga bisa mengintip gaya tulisan hingga desain blog orang lain yang bisa diadopsi di blog Anda.

4. Practice Makes Perfect
Melahirkan gaya tulisan yang bagus dan khas sesuai cita rasa Anda tentunya tak bisa didapat dalam waktu singkat. Hal ini harus diiringi dengan latihan sesering mungkin yang jika sudah rutin dilakukan akan membuat tulisan Anda terasah dengan sendirinya.

Agar latihan menulis ini tak dianggap sebagai beban, anggap saja aktivitas ngeblog sebagai ajang untuk mencurahkan isi hati. “Kalau sudah berjalan nanti akan terbiasa sendiri dan tak akan merasa seperti melakukan pekerjaan,” tandas Mullenweg ketika ditemui detikINET di sela WordCamp Indonesia 2009, di Erasmus Huis, Kuningan, Jakarta.

Sudah tahu kan tips & triknya? Ayo giatkan lagi kegiatan ngeblog Anda!

detikINET

Sentimen Indonesia vs Malaysia Marak di Facebook

April 4, 2009

Segelintir orang membuat kelompok ‘Ganyang Malaysia’ di Facebook. Pihak Malaysia pun membalas dengan ‘Ganyang Indonesia’. Duh!

Malaysia dan Indonesia memiliki hubungan yang unik. Di satu sisi kedua negara ini adalah saudara serumpun. Di sisi lain, kerap ada sentimen Indonesia versus Malaysia yang dihembus-hembuskan.

Salah satunya adalah melalui fasilitas Groups di Facebook. Segelintir pengguna internet asal Malaysia dilaporkan telah membuat kelompok bernama ‘Ganyang Indonesia!!!’.

Informasi yang diterima detikINET dari pembaca, Kamis (2/4/2009) menyebutkan adanya kelompok tersebut.

Saat dikunjungi detikINET, Kamis (2/4/2009) pukul 14:15 WIB, kelompok itu telah menjaring 274 anggota. Selain dari Malaysia, beberapa anggota nampaknya juga berasal dari Indonesia.

Dalam deskripsinya, grup ‘Ganyang Indonesia’ agaknya didirikan sebagai reaksi atas grup bernama ‘Ganyang Malaysia’. Sang pembuat grup Ganyang Indonesia pun nampak penuh marah dan dendam dalam deskripsi tersebut.

Kata-kata kotor, caci maki dan umpatan menghiasi deskripsi tersebut. “Kalau nak lawan, ‘no holds barred’. Lihat macam mana kawan kawan kita dari Ganyang Malaysia!!! maki hamun orang Malaysia. Tak pe rakan rakan, biar indon tunjuk dia ***, kerana dia memang ***! GANYANG INDONESIA!!!

Dalam kedua grup itu, binatang babi jadi ikon. Di ‘Ganyang Indonesia’, Babi ditampilkan dalam bentuk kartun sedangkan di ‘Ganyang Malaysia’ berbentuk foto olah digital.
( wsh / faw )

Sumber: www.detikinet.com

7 Etika Bikin Facebook-an Kian Nyaman

April 4, 2009

Beberapa waktu lalu muncul kasus pria membunuh istrinya karena sang istri mengubah status di Facebook menjadi single. Kasus lain, meski tak seekstrim itu, bisa muncul kapan saja hanya karena situs jejaring semacam Facebook. Lantas bagaimana meminimalisir hal ini terjadi? Beberapa ‘etika’ Facebook yang dikutip detikINET dari Msnbc berikut mungkin berguna bagi Anda.

1. Status hubungan Anda adalah keputusan bersama pasangan

Jangan pernah mengubah-ubah status hubungan Anda jika tidak didasari kesepakatan bersama antara Anda dan pasangan. Banyak kasus buruk terjadi akibat seseorang merubah statusnya secara sepihak. Jangan lupa, teman-teman Anda atau teman pasangan Anda bisa mengetahui hal ini dengan cepat.

2. Berteman dengan teman dari sahabat Anda pun ada etikanya

Ketika ingin berteman dengan teman sahabat Anda di Facebook, jangan lupakan keberadaan teman Anda yang di sini berperan sebagai ‘penghubung’. Katakan dari siapa Anda mengetahui profil mereka. Anda tak mau dicurigai sebagai sales bukan?

3. Siapkan diri ketika berteman dengan seseorang yang pernah berkencan dengan Anda

Sebelum Anda melakukannya, lebih baik Anda siap mental dulu. Beberapa status yang dia tulis bisa jadi membuat Anda cemburu. Dibutuhkan kedewasaan untuk melakukan hal ini. Namun jika Anda tidak ambil pusing, lakukan saja.

4. Jangan banjiri profil dengan foto, video, dan komentar yang berkaitan dengan gagalnya hubungan Anda

Hal itu sepertinya tidak pantas dilakukan di Facebook. Jika Anda ingin minta simpati, teleponlah teman Anda, jangan bertanya pada orang-orang di dunia maya, apalagi di Facebook yang diakses banyak orang. Anda malah bisa dipermalukan.

5. Jangan curhat dan buka rahasia di Facebook

Jika Anda ingin curhat dan sejenisnya, lebih baik Anda tidak melakukannya di Facebook. Gunakan saja e-mail, telepon atau lakukan saat sedang makan bersama teman Anda misalnya. Masih banyak fasilitas lain bukan? Anda tentu tidak ingin rahasia Anda diumbar oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

6. Kenali Perbedaan antara Wall dan Message

Suatu pernyataan yang menyangkut hubungan pribadi Anda sebaiknya tidak usah terlalu diekspos. Kalimat seperti “I luv u soo much baaabyy.. I Can’t wait too see 2neit”, mungkin akan lebih cocok jika ditulis di message.

7. Jangan sekali-kali Membuat profil Palsu

Mungkin terlintas di benak Anda untuk membuat akun palsu mantan pacar yang telah menyakiti Anda. Kemudian, Anda posting hal-hal buruk tentangnya. Tentu saja, jangan pernah benar-benar melakukan hal ini. Jika aksi Anda ketahuan, orang-orang malah bisa memberi cap negatif pada Anda. Intinya adalah jangan umbar banyak informasi tentang diri Anda apalagi yang bersifat pribadi. Anda tak akan pernah tahu apa saja yang bisa terjadi ke depannya. Ingat, dunia maya meski menyenangkan tetap penuh dengan risiko dan juga orang-orang jahat. ( sha / fyk )

sumber : www.detikinet.com

Halo dunia!

Februari 2, 2008

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.